Wednesday, February 5, 2014

Cara Mengambil SPM/SP2D untuk Aplikasi SAKPA 2014 dari Aplikasi SPM 2014





  1. Hal ini hanya bisa dilakukan bila Aplikasi SAKPA 2014 dan SPM 2014 berada dalam satu computer
  2. Bila Aplikasi SPM sudah dicatat nomer SP2D, maka segera masuk ke Aplikasi SAKPA 2014 dengan username dan password yang sudah dibuat.
  3. Klik Menu Transaksi di paling atas
  4. Kemudian pilih menu Copy SPM/SP2d dari Aplikasi SPM
  5. Akan terlihat jendela untuk mengetahui apakah ada koneksi antara SPM dan SAKPA, isilah username dan password standar, yaitu :
    1. User : super
    2. Password : super
    3. Server SPM : localhost
  6. Klik Koneksi untuk cek koneksi. Bila terkoneksi muncul pemberitahuan koneksi berhasil dan silahkan klik OK.
  7. Akan muncul jendela untuk memilih Tgl SP2D. Tanggal yang diisikan bisa dalam rentang. Tapi bila hanya 1 tanggal bisa ditulis tanggal yang sama.
          Contoh : Tgl 01-02-2014  s/d 28-02-2014 atau 28-02-2014 s/d 28-02-2014
  1. Klik Proses
  2. Bila berhasil akan muncul jendela pemberitahuan bahwa Copy SPM/ SP2D telah berhasil.
  3. Untuk mengecek lakukan proses posting.  Klik Menu Proses. Pilih Posting. Kemudian pilih dan klik periode yang diinginkan.
  4. Setelah selesai bisa dicek di laporan, apa sudah masuk atau belum.

Untuk menyimpan petunjuk diatas, bisa dengan mendownload di link : http://adf.ly/d7zdO



Cara Entry SPM/SP2D Aplikasi SAKPA 2014 secara manual bisa didownload di link : http://adf.ly/d80jQ
 


Cara Mengambil PAGU Aplikasi SAKPA 2014 dari Aplikasi SPM 2014





  1. Hal ini hanya bisa dilakukan bila Aplikasi SAKPA 2014 dan SPM 2014 berada dalam satu computer
  2. Bila Aplikasi SPM sudah terinstal dan terisi PAGU, maka segera masuk ke Aplikasi SAKPA 2014 dengan username dan password yang sudah dibuat.
  3. Klik Menu Transaksi di paling atas
  4. Kemudian pilih menu Copy DIPA dari Aplikasi SPM
  5. Akan terlihat jendela untuk mengetahui apakah ada koneksi antara SPM dan SAKPA, isilah username dan password standar, yaitu :
    1. User : super
    2. Password : super
    3. Server SPM : localhost
  6. Klik Koneksi untuk cek koneksi. Bila terkoneksi muncul pemberitahuan koneksi berhasil dan silahkan klik OK.
  7. Akan muncul jendela untuk memilih NO dan TGL DIPA.
    1. No. Dokumen : Langsung  bisa dipilih
    2. Tgl Dokumen : akan langsung terisi bila nomer sudah dipilih
    3. Tgl Buku : isikan saja tgl 01-01-2014
  8. Bila berhasil akan muncul jendela pemberitahuan bahwa Copy DIPA telah berhasil.
  9. Untuk mengecek lakukan proses posting.  Klik Menu Proses. Pilih Posting. Kemudian pilih dan klik periode 1.
  10. Setelah selesai bisa dicek di laporan, apa sudah masuk atau belum. Akan langsung terlihat di neraca percobaan dan LRA

Untuk menyimpan petunjuk diatas, bisa dengan mendownload di link : http://adf.ly/d7yez


Cara Entry PAGU DIPA Aplikasi SAKPA 2014 secara manual  bisa didownload di link : http://adf.ly/d80MJ

Cara Mengambil Saldo Awal di Aplikasi SAKPA 2014




  1. Masuk Aplikasi SAKPA 2014 menggunakan user dan password operator yang telah dibuat sebelumnya
  2. Pilih menu Proses, klik submenu Pengambilan Saldo Awal
  3. Lakukan langkah-langkah berikut :
    1. Lokasi Direktori akan otomatis ke C:\sakpa13\trn. Jangan diganti jika Aplikasi SAKPA 2013 dan Aplikasi SAKPA 2014 masih dalam 1 komputer.
    2. Jika beda lokasi, copy folder trn aplikasi SAKPA 2013 dari komputer lain ke flasdisk. Arahkan direktori ke folder trn yang ada di flasdisk
    3. Jika pengisian direktori benar, maka akan muncul data satker kita. Centang kotak pilih
    4. Klik proses data
  4. Proses pengambilan saldo awal selesai, klik OK
  5. Buka laporan neraca satker bulan januari, kemudian bandingkan dengan laporan neraca akhir tahun. Kedua neraca tersebut harus sama

Untuk menyimpan petunjuk diatas, bisa dengan mendownload di link : http://adf.ly/d7y6H


Cara Membuat User Operator SAKPA 2014



  1. Buka aplikasi SAKPA 2014. Maka akan ada form login. Isi user : admin pasword : admin. Klik Login
  2. Buat Referensi Satker. Klik menu Referensi, kemudian klik submenu Satker
  3. Klik Tambah, kemudian masukkan kode-kode data sesuai satker masing-masing
    1. BA : sesuai Kementerian masing-masing, ex : 024 untuk Kementerian Kesehatan
    2. Es-1 : sesuai Eselon 1 masing-masing
    3. Wilayah diisi  sesuai Wilayah masing-masing , ex : 0400 untuk Yogyakarta
    4. Kode satker diisi kode satker masing-masing
    5. Uraian : sesuai nama satker  masing-masing
    6. Klik Simpan
  4. Data masuk ke baris referensi satker, klik keluar
  5. Buat user account
    1. Klik menu user account
    2. maka akan muncul jendela user account. Klik Tambah
    3. Maka akan muncul jendela identifikasi user, diisi :
-    Nama diisi bebas
-    Nama Id bebas
-    Password bebas, Ulangi password
-    Isi kode satker, maka isian BA, eselon I dan wilayah akan otomatis terisi
- Pilih jenis kewenangan : sesuai kewenangan masing-masing, DK untuk Dekonsentrasi
-   Klik simpan
  1. Setelah terbuat , klik keluar
  2. Setelah di jendela utama, klik log off
  3. Masuk kembali dengan user dan password yang sudah dibuat
  4. Aplikasi sudah bisa digunakan


Untuk menyimpan petunjuk diatas, bisa dengan mendownload di link : http://adf.ly/d7xO6